Website Paralayang Jawa Timur
Duka Paralayang Indonesia

Duka Paralayang Indonesia

Duka menyelimuti indonesia

Gempa bumi dan tsunami yang menimpa kawasan Sulawesi Tengah, sejak Jumat (28/9) membuat rakyat Indonesia berduka. Laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (2/10) sore, sudah ada 1.374 korban jiwa.

Tujuh di antaranya merupakan atlet Tanah Air. Yaitu, atlet dari cabang olahraga (cabor) Paralayang Indonesia yang sedang mengikuti Festival Tahunan Pesona Palu, Lamoni 2018, di Pantai Talise, pada 27-30 September.

Demikian disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam jumpa pers di Media Center, Selasa (2/10). Turut hadir Ketua Umum Paralayang Indonesia Wahyu Yudha, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, staf khusus Tommy Kurniawan, dan Anggia Emarini.

“Kami keluarga besar Kemenpora dan Paralayang Indonesia berduka atas meninggalnya atlet paralayang Indonesia pada gempa dan tsunami. Di antara korban tersebut, ada atlet pelatnas yang tampil di Asian Games 2018,” kata Imam, menjelaskan kronologis.

Sejak insiden itu terjadi, memang sudah hilang kontak dengan tujuh atlet paralayang yang menginap di Hotel Roa-Roa. Mereka yang jadi korban yaitu, Petra Mandagi, Ardy Kurniawan, Gleen Manonutu, Reza Kambey, Lee Dun Chin, Franky Kowas, dan Fahmi.

“Pada 1 Oktober, ditemukan jenazah Petra Mandagi dan Gleen Monomutu pada 2 Oktober pukul 10.00 WIB atau tadi pagi. Tim evakuasi gabungan berhasil menemukan dua jenazah Ardy Kurniawan yang merupakan salah satu penggawa Asian Games 2018 dan Franky Kowas. Mereka yang belum ditemukan yaitu, Reza Kambey, Fahmi, dan atlet asal Korea Selatan, Li Dong Jin,” Imam, menambahkan.

Saat ini, pemerintah Indonesia melalui Kemenpora masih terus aktif melakukan komunikasi dengan tim Paralayang yang ada di sana. Termasuk, dampak terhadap atlet PPLP yang ada di Sulawesi Tengah.

“Pemerintah dan pengurus paralayang akan memberikan hak-hak untuk para atlet (yang jadi korban). Sekaligus, kami akan memberikan tali asih atau santunan kepada atlet PPLP yang jadi korban. Kami mohon Allah SWT, semoga almarhum atlet diterima di sisi Allah,

Aamiin Y.R.A

Turut Berduka dan Bela Sungkawa yang sedalam dalamnya.

 

 

Leave a Reply

Close Menu